Minggu, 09 Desember 2012

KEGUNAAN INFORMASI AKUNTANSI


S
ebelum belajar akuntansi, beberapa pertanyaan harus kita jawab terlebih dahulu. Apa akuntansi itu dan apa tugas seorang akuntan ? Apa manfaat bidang ini ? Bidang-bidang apa saja yang termasuk dalam akuntansi ? Kemudian, bagaimana untuk dapat menjadi akuntan ? Bagaimana perkembangan profesi ini ?
                Dalam Kehidupan sehari-hari tanpa terasa, sebetulnya kita telah menggunakan jasa bidang ini. Ketika seorang ibu membuat catatan tentang barang-barang yang telah dibeli sehabis belanja dipasar, maka ibu tadi, pada dasarnya, telah menerapkan sebagian teknik akuntansi. Demikian juga halnya apabila seroang pemilik warung membuat catatan tentang orang-orang yang ngebon di warungnya. Untuk skala yang lebih besar, misalnya dalam sebuah perusahaan, penerapan pengetahuan di bidang akuntansi tentu akan semakin luas.
                Mengapa mereka melakukan itu ? Karena kebutuhan akan informasi yang dapat digunakan untuk menentukan tindakan yang harus diambil. Seorang ibu yang membuat catatan belanja ingin mengetahui berapa ia telah mengeluarkan uang hari ini. Untuk apa ? untuk mengetahui barang yang telah dibeli, sehingga dapat diputuskan barang-barang yang masih harus dibeli. Informasi tentang harga yang terdapat didalamnya dapat digunakan sebagai pedoman kalau membeli di bulan berikutnya dan lain-lain. Demikian juga halnya pemilik warung yang membuat catatan tentang orang-orang yang ngebon di warungnya. Dari catatan ini, misalnya dapat diketahui siapa yang masih punya utang kepadanya. Berapa jumlahnya ? Pada gilirannya informasi itu dapat digunakan dalam memutuskan pemberian utang baru.
                Dalam sebuah perusahhan besar, informasi yang diperlukan sangat banyak dan bervariasi. Seorang kepala bagian produksi misalnya, perlu mengetahui harga pokok produk baru yang akan dihasilkan. Jika informasi ini dibandingkan dengan harga pokok produksi lama, maka dapat ditentukan, misalnya, apakah produk baru perlu diteruskan ?. Bagian penjualan ingin mengetahui berapa penjualan yang telah dilakukan selama periode tertentu sehingga dapat diketahui apakah target telah tercapai. Akhirnya informasi ini akan penting sekali dalam menentukan tindakan yang harus diambil, misalnya, apakah perlu dilakukan promosi tambahan?. Dalam era dimana pertanggungjawaban (accountability) merupakan titik perhatian dalam masyarakat, kegunaan akuntansi akan semakin dirasakan. Fungsi akuntansi menjadi makin penting bagi setiap unit dalam masyarakat. Dalam banyak hal individu harus mempertanggung jawabkan penghasilannya. Misalnya, ia harus membayar pajak dan untuk itu perlu informasi tentang penghasilan serta biaya-biaya yang dapat dikurangkan. Dengan informasi tadi ia dapat membuat laporan tentang pajak yang terutang.
                Perusahaan-perusahaan besar bertanggung jawab kepada pemegang sahamnya, kepada badan-badan pemerintah, dan kepada masyarakat. Untuk pertanggungjawaban tadi, manajemen perusahaan harus mengelola sumber daya yang dikuasai sebaik mungkin. Mereka juga perlu mengukur hasil yang telah dicapai. Informasi tentang cara mengelola dan hasil yang dicapi perlu dilaporkan kepada pihak-pihak yang harus menerima pertanggungjawaban. Pada gilirannya, pihak-pihak yang menerima pertanggungjawabn akan dapat menggunakan informasi tersebut dalam proses pengambilan keputusan yang harus mereka buat. Misalnya, memberikan hadiah kepada yang berhasil dan memberikan peringatan atau hukuman kepada yang tidak berhasil, menerima atau menolak permohonan kredit, menetapkan jumlah pajak yang harus dibayar dan lain-lain.
                Akuntansi dapat membantu dalam menghasilkan informasi yang diperlukan. Untuk selanjutnya informasi yang dihasilkan oleh akuntansi disebut informasi akuntansi (accounting information).
                Dengan demikian dapat disimpulakan bahwa akuntansi akan menghasilkan informasi yang berguna baik bagi pihak-pihak yang menyelenggarakannya maupun pihak-pihak luar. Kegunaan tersebut terutama berhubungan dengan proses pengambilan keputusan dan pertanggungjawaban. Akuntansi adalah media komunikasi, oleh karena itu sering disebut sebagai “bahasanya dunia usaha” (business language)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar